Korea Selatan Bangun Laboratorium Bawah Tanah, Selidiki Misteri Alam Semesta

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 15:44 WIB
Kampung Ilmu membuat tim dari Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan merasa kagum. Tempat ini ialah Laboratorium Penggabungan Pendidikan Formal. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)
Kampung Ilmu membuat tim dari Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan merasa kagum. Tempat ini ialah Laboratorium Penggabungan Pendidikan Formal. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

AYOVIBES.COM --  Lembaga penelitian negara Korea Selatan menuturkan bahwa mereka telah membangun fasilitas penelitian bawah tanah terdalam di Korea Selatan. Pembangunan laboratorium itu, kata mereka, adalah sebuah langkah untuk membuka misteri alam semesta.

Laboratorium itu dinamakan Lab Yemi, yang terletak 1.100 meter di bawah tanah Gunung Yemi di Provinsi Gangwon timur. Menurut Institute of Basic Science (IBS), laboratorium itu akan dibuka secara resmi tahun depan.

Laboratorium ini mencakup area seluas 3.000 meter persegi, yang dapat menampung lebih dari 10 jenis penelitian eksperimental pada saat yang bersamaan.

Baca Juga: Debut Solo Seulgi Red Velvet Puncaki Chart 30 Negara, Sudah Lihat Video 28 Reason?

Proyek senilai 31 miliar won (US$21,8 juta) itu rupanya telah dimulai pada tahun 201. Proyek itu bertujuan untuk melakukan studi tentang penciptaan alam semesta dan komposisinya melalui pendeteksian materi gelap dan pengukuran massa neutrino.

Materi gelap mengacu pada komponen alam semesta yang kehadirannya dilihat dari daya tarik gravitasinya daripada luminositasnya. Ini menyumbang sekitar 30 persen dari materi alam semesta, tetapi sifat yang tepat dari materi saat ini tidak diketahui.

Sejumlah peneliti telah melakukan upaya untuk mendeteksi dan mengukur sifat-sifat partikel masif yang berinteraksi lemah, sebuah hipotesis tentang materi gelap, tetapi sejauh ini telah menghasilkan hasil yang lebih rendah dari yang diperkirakan.

Baca Juga: NCT 127 Akan Tampil di Acara TV Amerika 'Good Morning America'

Neutrino adalah partikel netral elektrik yang sangat kecil, yang merupakan bagian dari fermion elementer yang terdiri dari gaya fundamental alam semesta.

Sebagian besar sifat esensial neutrino juga tetap tidak diketahui. Para peneliti IBS akan melakukan studi tentang masalah ini di Yemi Lab.

Halaman:

Editor: Icheiko Ramadhanty

Sumber: Yonhap

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ji Min Joo Diisukan Kencan Dengan Pemain Sepak Bola

Kamis, 1 Desember 2022 | 16:56 WIB

HyunA Umumkan Putus Dari DAWN

Kamis, 1 Desember 2022 | 08:15 WIB

Salah Terjemahan, Timnas Korea Selatan Protes ke FIFA

Rabu, 30 November 2022 | 11:28 WIB

Kim Jonghyeon Akui Gugup Soal Debut Solonya

Selasa, 29 November 2022 | 09:46 WIB

Chuu Angkat Bicara Sejak Dikeluarkan Dari LOONA

Selasa, 29 November 2022 | 08:47 WIB
X