Dapat Diskriminasi, Presiden Yoon Suk-yeol Minta AS Perhatikan Hak-hak Warga Korea

- Rabu, 21 September 2022 | 20:02 WIB
Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol (Net)
Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol (Net)

AYOVIBES.COM -- Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol bertemu dengan warga Korea di New York pada hari Selasa lalu. Dia berjanji untuk meminta Pemerintah AS memastikan hak dan keamanan mereka.

Perjamuan yang diadakan sebagai bagian dari kunjungan Yoon untuk menghadiri Sidang Umum PBB itu, dihadiri oleh sekitar 170 warga Korea, termasuk kepala Asosiasi Amerika Korea di Greater New York dan pemilik bisnis.

Yoon mengatakan dia bangga dengan prestasi mereka dan berterima kasih atas cinta mereka untuk tanah air mereka.

Baca Juga: Korea Selatan Gandeng Uni Eropa Buat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

"Pemerintah kami akan melakukan yang terbaik agar warga Korea di luar negeri dapat menikmati hak mereka yang layak di masyarakat AS dan berkembang lebih jauh," katanya saat makan malam, seperti dilansir dari Yonhap, Rabu 21 September 2022.

"Kami akan melakukan yang terbaik untuk memastikan rekan-rekan kami tidak terkena kejahatan kebencian dan diskriminasi, dan dapat menjalani hidup mereka dengan aman. Saya akan meminta pihak berwenang AS untuk memperhatikan peningkatan hak dan kepentingan rekan senegara kami serta mereka keamanan," tambahnya.

Mengacu pada janji kampanyenya untuk mendirikan kantor bagi warga Korea di luar negeri, Yoon mengatakan dia mengharapkan RUU terkait hal itu untuk segera disahkan oleh Majelis Nasional. Kebijakan ini juga merupakan janji yang dibuat oleh oposisi utama Partai Demokrat.

Baca Juga: Ahli Klaim UU Nuklir Milik Kim Jong Un Untuk Hindari Ancaman Musuh

Nantinya, kantor tersebut akan mendukung pendidikan anak-anak Korea di antara peran lainnya. Yoon juga menegaskan dirinya akan berhati-hati untuk mepertimbangkan keinginan warganya di luar negeri.

"Seseorang harus selalu tahu di mana akar mereka, dan saya akan dengan hati-hati mempertimbangkan keinginan rekan-rekan kita untuk mengajarkan pelajaran seperti itu kepada anak-anak mereka, dan segera melakukan perbaikan jika ada area yang kurang dalam bahasa Korea dan pendidikan generasi berikutnya," kata Yoon.

Halaman:

Editor: Icheiko Ramadhanty

Sumber: Yonhap

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X