Ahli Klaim UU Nuklir Milik Kim Jong Un Untuk Hindari Ancaman Musuh

- Rabu, 21 September 2022 | 19:37 WIB
ilustrasi nuklir  (pixabay.com)
ilustrasi nuklir (pixabay.com)

AYOVIBES.COM -- Para ahli mengungkap pendapatnya soal undang-undang nuklir baru Korea Utara. Mereka sepakat bahwa UU tersebut tampaknya berfokus pada peningkatan pencegahan terhadap suatu ancaman musuh.

Kodifikasi Korea Utara baru-baru ini tentang kebijakan nuklirnya yang membiarkan pintu terbuka untuk memberikan serangan langsung, tampaknya ditujukan untuk meningkatkan kemampuan pencegahannya terhadap ancaman eksternal.

Baca Juga: Kesalahan VTerdahulu Follow Jennie di Instagram Jadi Sebuah Tanda Hubungan Asmara

"Korea Utara telah mengubah postur nuklirnya karena menetapkan bahwa memiliki senjata nuklir saja tidak dapat menjamin keamanannya," ujar Kim Bo-mi, seorang peneliti di Institut Strategi Keamanan Nasional, seperti dilansir dari Yonhap, Rabu 21 September 2022.

"Niat Korea Utara tampaknya memaksimalkan pencegahan dengan menyatakan bahwa senjata nuklir dapat digunakan bahkan pada awal konflik," tambahnya.

Baca Juga: Kim Tae Ri, Oh Jung Se, dan Hong Kyung Akan Main Film Thriler Misteri

Hong Min, Direktur Divisi Penelitian Korea Utara di KINU, juga mencatat perbedaan antara doktrin baru Pyongyang dan undang-undang tahun 2013 yang menguraikan status negara itu sebagai tenaga nuklir.

"Tujuan dari kekuatan nuklir terutama difokuskan untuk menghindari ancaman eksternal, tetapi undang-undang baru-baru ini secara aktif memberi lebih banyak makna pada peran senjata nuklir untuk menciptakan stabilitas strategis di luar pencegahan terhadap ancaman," pungkas Hong mengacu pada undang-undang tahun 2013 milik Korea Utara itu. 

Sebagaimana diketahui pada awal bulan ini, Korea Utara mengumumkan undang-undang tentang kondisi peluncuran serangan nuklir pendahuluan. Nantinya, mereka tidak akan segan-segan meluncurkan nuklir ketika menghadapi ancaman yang segera datang terhadap keamanan rezim.

Editor: Icheiko Ramadhanty

Sumber: Yonhap

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X